Siu Te Yo - Descendants (Inventory)

Iz projekta Родовид

Особа:444138
Skoči na: navigacija, pretraga
Generation of a large tree takes a lot of resources of our web server. Anonymous users can only see 7 generations of ancestors and 7 - of descendants on the full tree to decrease server loading by search engines. If you wish to see a full tree without registration, add text ?showfulltree=yes directly to the end of URL of this page. Please, don't use direct link to a full tree anywhere else.
11/1 Siu Te Yo [???]

2

21/2 <1+?> Siu Ban Ci [Tan]

3

31/3 <2+?> Raden Kusen [Arya Damar]
Menurut cerita, Putera Aria Damar yang bernama Raden Kusen berguru kepada Sunan Ampel Denta dan kemudian menjadi Adipati di Terung. Raden Kusen yang menikah dengan Nyai Wilis (puteri Sunan Ampel) menurunkan Pengeran Aria Terung (Adipati Sengguruh) dan Pangeran Aria Balitar (Adipati Blitar).

Pangeran Aria Terung (Adipati Sengguruh) memiliki lima orang putera, yaitu:2

1. Pangeran Aria Jeding menjadi Adipati Rawa 2. Pangeran Aria Kandung menjadi Rangga di Kadipaten Rawa 3. Pangeran Aria Sambit yang bergelar Ki Gede Macan Bang. 4. Mas Ayu Kembang Sore dinikahi Bupati Panaraga Tumenggung Nitidiningrat. 5. Pangeran Aria Banding

Aria Terung dan Aria Balitar terbunuh di sungai Brantas di Wilayah Kadipaten Rawa (Tulungagung) akibat serangan mendadak Adipati Srengat Nila Suwarna yang bersekutu dengan Adipati Panjer. Kadipaten Sengguruh jatuh dalam kekacauan tak lama setelah ada kabar tewasnya Aria Terung dan adiknya, Aria Balitar. Para sentana Sengguruh dan putera-puteri Sang Adipati yang tidak mampu menahan serbuan musuh, berhamburan meninggalkan Dalem Kadipaten berpencar satu sama lain. Pangeran Aria Banding, putera bungsu Adipati Sengguruh dikisahkan pergi ke Gresik dengan menggunakan nama samaran Ki Gaib

Sumber lain menyatakan bahwa Pangeran Kusumahdinata atau Pangeran Santri yang menjadi suami Ratu Pucuk Umun, adalah putera Pangeran Pamalekaran (Dipati Teterung)bin Aria Damar (Penguasa Palembang keturunan Majapahit). Pangeran Kusumahdinata lebih dikenal dengan julukan Pangeran Santri karena asalnya yang dari pesantren dan perilakunya yang sangat alim. Dengan beristerikan Ratu Pucuk Umun berakhirlah masa kerajaan Hindu di Sumedang Larang. Pasangan suami isteri ini menurunkan Geusan Ulun yang kemudian juga menjadi penguasa Sumedang (1580-1608 M) (Sumber : Wikipedia, diakses 31/10/2010, tentang Kerajaan Sumedang Larang)
42/3 <2+1> Raden Patah (Fattah) (Raja Pertama Demak) [Brawijaya]
Šablon:Merge

Oleh Prabu Brawijaya V selirnya yang bernama Siu Ban Ci ketika hamil diserahkan kepada Arya Damar untuk diperistri.

Setelah melahirkan, anak tersebut diberi nama Jim Bun (Raden Patah), maka Raden Patah menjadi anak tiri Arya Damar.

4

51/4 <3> Aria Terung [Arya Damar]
62/4 <4> Ratu Mas [Raden Patah] 73/4 <4> Pati Unus/ P.Sabrang Lor [Raden Patah]
84/4 <4> Pangeran Trenggana [Raden Patah]
95/4 <4> R.Kanduruwan [Raden Patah]
106/4 <4> R.Pamekas [Raden Patah]

5

111/5 <5> Kiai Gerob [Arya Damar]
122/5 <8> Pangeran Prawata [Raden Patah]
133/5 <8> Putri / Isteri Pangeran WIrakusuma (Cirebon) [Raden Patah]
144/5 <8> Ratu Kalinyamat [Raden Patah]
155/5 <8> Putri / Isteri Jaka Tingkir (Mas Karebet) [Raden Patah]
166/5 <8> Panembahan Mas Madiun [?]

6

171/6 <11> Kiai Tempel [Arya Damar]
182/6 <12> Aria Pangiri [Raden Patah]
193/6 <13> Adipati Sumedang (?) [?]
204/6 <15> Putri / Isteri Sutawijaya [?]
215/6 <16> Panembahan Japan (Mojokerto) [?]

7

221/7 <17> Kiai Eloes [Arya Damar]
232/7 <19> Tumenggung Mancanegara Cirebon [?]
243/7 <20> Mas Jolang / Pangeran Seda Krapyak [Sutawijaya]
254/7 <21> Sujonopuro (Adipati Tuban) [?]

8

261/8 <22> Kiai Moeroek [Arya Damar]
272/8 <23> Ratu Sinuhun [?]
283/8 <23> Pangeran Seda Ing Pasarean [?]
294/8 <25> Yudonegoro (Bupati Tuban) [?]