Aria Menger - Индекс потомака

Из пројекта Родовид

Особа:446453
Generation of a large tree takes a lot of resources of our web server. Anonymous users can only see 7 generations of ancestors and 7 - of descendants on the full tree to decrease server loading by search engines. If you wish to see a full tree without registration, add text ?showfulltree=yes directly to the end of URL of this page. Please, don't use direct link to a full tree anywhere else.
11/1 <?> Aria Menger [?]

2

21/2 <1> Aria Patikel [?]

3

31/3 <2> Nyai Ageng Budho [?]

4

41/4 <3+?> Ki Demung Plakaran [Aria Damar]
Selain karena Ki Demung Plakaran keturunan Majapahit dari Raja Brawijaya V (Bhre Kertabhumi), ukiran yang ada di Makam Agung juga berciri Majapahit. Dua hal itu yang menjadi dasar untuk memasukkan simbol Majapahit, utamanya di gapura dan tembok makam. Pemugaran Makam ini sebagian bahan seperti batu bata dan lambang Surya Majapahit didatangkan langsung dari Trowulan, Mojokerto.

5

51/5 <4> R. Pragalbo / Ki Pragalbo (Islam Onggu') [Aria Damar]
Sistem pemerintahan di wilayah Madura Barat semakin terbangun dan berkembang pesat. Ketika Kraton Plakaran diperintah Raden Pragalbo, putra ketiga Ki Demung Plakaran, yang kemudian populer dengan sebutan Pangeran Islam Onghu’ (Islam Mengangguk), kekuasaan Kerajaan Plakaran yang pusat pemerintahannya sudah berpindah ke Arisbaya (sekarang Arosbaya), jadi semakin berkembang luas hingga ke seluruh Pulau Madura.

6

61/6 <5> Panembahan Lemah Duwur / Arosbaya - Bangkalan 1531 - 1592 (R. Pratanu) [Aria Damar]
Kerajaan Arosbaya diperintah oleh Raden Pratanu alias Panembahan Ki Lemah Duwur (1531-1592), salah seorang putra Raden Pragalbo, untuk kali pertama penyebaran Agama Islam dikembang luaskan ke seluruh Pulau Madura. Berikutnya, dari keturunan Raden Pratanu inilah, berturut-turut lahirlah raja-raja besar di kawasan Madura Barat. Termasuk para raja keturunan Raden Praseno alias Pangeran Cakraningrat I dengan permaisurinya Kanjeng Ratu Syarifah Ambami, yang kita ketahui memerintah wilayah Madura Barat hingga tujuh turunan, dan situs makamnya menyatu di kompleks Pasarean Aermata.

7

71/7 <6> Pangeran Tengah ? (Raden Koro) [Aria Damar]
Свадба: <1> Ratu Ibu ? (Madegan Sampang) [?]
Титуле : 1592

8

81/8 <7+1> w Panembahan Cakraningrat I ? (Raden Praseno) [Aria Damar]
Свадба: <2> Nyi Ageng Sawu ? (Ratu Ibu) [?]
Свадба: <3> 6. Kanjeng Ratu Mas Sekar [Brawijaya]
Титуле : од 1624, Panembahan Cakraningrat I