Sunan Tawang Alun - Индекс потомака

Из пројекта Родовид

Особа:238592
Generation of a large tree takes a lot of resources of our web server. Anonymous users can only see 7 generations of ancestors and 7 - of descendants on the full tree to decrease server loading by search engines. If you wish to see a full tree without registration, add text ?showfulltree=yes directly to the end of URL of this page. Please, don't use direct link to a full tree anywhere else.
11/1 <?> Sunan Tawang Alun [Brawijaya V]
Титуле : 1596, Jawa Timur - Banyuwangi, Raja Blambangan Wetan
Kekuasaan pemerintahan dibawah Kerajaan Buleleng-Bali 1596 ms pada saat itu. ( De Jounge : De onsluimige groof Gouveneur Tawangalun van Blambangan onder denvost van Buleleng Bali).Kejadian ini Tahun 1596, ketika Belanda pertama kali masuk Pulau Jawa.

2

21/2 <1> R Ayu Sunan Amangkurat I ((garwa ampean)) [Brawijaya V]
Титуле : Mataram, dipersunting Sunan Amangkurat I Raja Mataram di Tegalarum

3

31/3 <2> Untung Suropati ? (Raden Adipati Wiroguno) [Brawijaya V]
Рођење: 1644
Професија : 1686, Pasuruan, Raja di Pasuruan
Kyai Onggodjoyo kemudian harus menyerahkan kekuasaanya kepada Untung Suropati. Untung Suropati adalah seorang budak belian yang berjuang menentang Belanda, pada saat itu Untung Suropati sedang berada di Mataram setelah berhasil membunuh Kapten Tack. Untuk menghindari kecurigaan Belanda, pada tanggal 8 Februari 1686, Pangeran Nerangkusuma yang telah mendapat restu dari Amangkurat I (Mataram) memerintahkan Untung Suropati berangkat ke Pasuruan untuk menjadi adipati (raja) dengan menguasai daerah Pasuruan dan sekitarnya. Untung Suropati menjadi raja di Pasuruan dengan gelar Raden Adipati Wironegoro Th.1686 –1706, Selama 20 tahun pemerintahannya 1686-1706

Pasuruan. Belum diketahui secara pasti dimana letak makam Untung Suropati, namun dapat ditemui sebuah petilasan berupa gua tempat persembunyiannya pada saat dikejar oleh tentara Belanda di Pedukuhan Mancilan, Kota Pasuruan.

Sepeninggal Untung Suropati kendali kerajaan dilanjutkan oleh putranya yang bernama Rakhmad yang meneruskan perjuangan sampai ke timur dan akhirnya gugur di medan pertempuran (1707).

4

41/4 <3> Raden Ayu Susilowati Suropati [?]

5

51/5 <4+1> Raden Mas Sandeyo (Sandiyo) / Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Kertosuro (Kyai Nur Iman Mlangi) [Amangkurat IV]

6

61/6 <5+2> Kyai Mursodo ? (Raden Mas Mursodo) [Pakubuwono I]
72/6 <5+2> Kyai Ageng Karang Besari [Pakubuwono I]
83/6 <5+2> Kyai Hasan Besari ? (Chasan Bisri) [Pakubuwono I]
94/6 <5+3> Kyai Salim / Kyai Sahid (Raden Mas Salim) [Pakubuwono I]
105/6 <5+2> Raden Mas Nawawi [Pakubuwono I]
116/6 <5+2> Raden Mas Syafangatun [Pakubuwono I]
127/6 <5+2> Raden Mas Taptojani ? (Kyai Kedu) [Pakubuwono I]
138/6 <5+2> Raden Ayu Cholifah [Pakubuwono I]
149/6 <5+2> Raden Ayu Muhammad [Pakubuwono I]
1510/6 <5+2> Raden Ayu Nurfakih ? (Murfakiyyah) [Pakubuwono I]
1611/6 <5+2> Raden Ayu Muso [Pakubuwono I]
1712/6 <5+2> Raden Ayu Mursilah Ngabdul Karim [Pakubuwono I]
1813/6 <5+3> Raden Ayu Muhammad Soleh [Pakubuwono I]
1914/6 <5+3> Raden Ayu Jaelani [Pakubuwono I]
Джерельна довідка за населеним пунктом